Pengolongan Bahan Pakan Unggas
1. Sumber Energi
Bahan pakan yang tinggi kandungan
energinya, tetapi rendah kandungan proteinnya. Bahan pakan ini mengandung serat
kasar <18%, dinding sel <35% dan protein kasar <20%. Contoh bahan
pakan sumber energi yaitu, beras, jagung, ubi, dedak, tetes, CPO(crude palm oil) dan onggok.
2. Sumber Protein
Bahan pakan yang memiliki kandungan
protein tinggi tetapi kandungan energinya rendah. Bahan pakan ini mengandung
serat kasar <18%, dinging sel <35% dan protein kasar >20%. Contoh
bahan pangan sumber protein yaitu, bungkil kedelai, tepung ikan, MBM (meat bone meal) dan biji legume.
3. Sumber Mineral
Bahan pakan ini mengandung mineral
yang tinggi tetapi tidak mengandung energi dan protein. Contoh bahan pangan
mengandung mineral tinggi yaitu, batu kapur, tepung tulang, tepung kerang dan
tepung kulit telur.
4. Sumber Vitamin
Bahan makanan yang mengandung banyak
vitamin A, D,E, K dan B, C. contoh bahan makanan yang memiliki kandungan
vitamin yaitu, sayuran,rumput dan vitamin sintetik yang saat ini banyak
dijumpai di poultry shop.
5. Pakan Suplemen
Bahan pakan suplemen merupakan bahan
yang ditambahkan ke ransum pakan dalam jumlah sedikit. Adanya bahan suplemen sebagai
pelengkap terhadap kandungan nutrisi pada ransum pakan. Pakan suplemen banyak
mengandung asam amino, mineral dan multivitamin. Contoh bahan pakan suplemen
yaitu, premix.
6.
Pakan
pelengkap/Feed additive
Bukan merupakan nutrient, ditambahkan
ke ransum pakan untuk meningkatkan atau mempertahankan kualitas pakan. Contoh
probiotik, prebiotic, anti jamur, hormone, anti oksidan dan enzim.
Pemberian Pakan Kalkun
Kalkun merupakan hewan yang memiliki
badan yang 2-3 kali lebih besar dibandingkan dengan ayam. Dalam hal pakan
kalkun membutuhkan asupan protein tinggi saat fase stater (1-4 mingu). Pada Tahap stater kalkun dapat diberikan pakan
BR1/511 yang memiliki kandungan protein diatas 21%. Selanjutnya pada fase
grower(5-12 minggu) sampai indukan kalkun dapat di berikan pakan campuran yang
terdiri dari BR1/511/BR2, bekatul, jagung, dan sayuran. Kalkun merupakan salah
satu unggas yang suka terhadap hijauan. Pakan hijauan dapat berasal dari sisa sayuran dan rumput.
Pakan yang
diberikan pada kalkun harus mengandung protein, energi, vitamin dan mineral.
Pemberian pakan kalkun harus dibedakan berdasarkan umur. Setiap umur kalkun
tentunya memiliki jumlah pakan, kebutuhan
protein dan energi metabolisme yang berbeda-beda. Pada kondisi masih
anakan tentunya kalkun membutuhkan asupan protein yang lebih tinggi jika
dibandingkan dengan kalkun dewasa. Asupan kalsium pada kalkun juga harus di
pelihara, supaya pembentukan pertulangan pada kalkun tidak mengalami kelainan.
Pada kalkun indukan membutuhkan asupan vitamin yang tinggi untuk menyehatkan
organ reproduksi kalkun.
|
NO
|
Masa
|
Umur/minggu
|
Protein(%)
|
Energi(kal/g)
|
|
1
|
Prestarter
|
0–4
|
28
|
2.800
|
|
2
|
Starter
|
4–8
|
26
|
2.900
|
|
3
|
Grower I
|
8–12
|
22
|
3.000
|
|
4
|
Grower
II
|
12–16
|
19
|
3.100
|
|
5
|
Finisher
I
|
16–20
|
16.5
|
3.200
|
|
6
|
Finisher
II
|
20–24
|
14
|
3.300
|
|
7
|
Holding
|
24–30
|
12
|
2.900
|
|
8
|
Indukan
|
30–afkir
|
14
|
2.900
|
SUMBER: BUku beternak kalkun oleh Ir. Santa, M.P
KALKUNKU2015

Tidak ada komentar:
Posting Komentar