Jumat, 30 Desember 2016

Kuliner Daging Kalkun

Pizza dengan Toping Daging kalkun
Sate daging kalkun

Nugget Dari daging kalkun
Sayap Kalkun Panggang Bumbu Pedas
Irisan Kalkun Panggang
Kalkun bumbu barbecue pedas




Peluang Bisnis Kuliner Kalkun






Kalkun merupakan unggas yang sering di konsumsi oleh masyarakat barat, seperti Eropa dan Amerika. Masyarakat eropa dam amerika memiliki tradisi mengonsumsi daging kalkun pada hari-hari besar keagamaan dan kenegaraan. Seperti konsumsi kalkun saat natal dan saat perayaan thanksgiving yang terjadi di Amerika. Unggas ini memiliki kelebihan jika di bandingkan dengan unggas lain, sehinga penyajian kalkun yang termasuk unggas istimewa hanya pada perayaan tertentu. Akan tetapi, saat ini konsumsi kalkun di luar negeri sudah tidak hanya di makan saat hari-hari besar saja , tetapi pada hari biasa banyak restoran yang sudah menyajikan hidangan ini. Masyarakat barat memilih kalkun karena kalkun memiliki tekstur daging yang lembut, kandungan protein tinggi dan rendahnya kandungan lemak. Kandungan lemak yang redah pada daging kalkun menjadikan kalkun sebagai unggas yang baik di konsumsi oleh seluruh kalangan dari usia muda hingga tua.
                Kandungan baik pada tubuh kalkun belum banyak di ketahui oleh masyarakat Indonesia. Hal tersebut terjadi karena sebagian msyarakat Indonesia masih menganngap kalkun sebagai unggas hias, padahal jika di konsumsi manfaatnya akan baik terhadap tubuh. Saat ini belum banyak terdapat kuliner olahan dari daging kalkun yang tersedia di seluruh kota di Indonesia. Tentu hal tersebut membuka peluang untuk mendirikan kulinet-kuliner kalkun diseluruh kota di Indonesia.
Saat ini persediaan kalkun lokal sudah mulai banyak. Kalkun-kalkun tersebut merupakan jenis kalkun konsumsi yang siap untuk di potong. Kalkun lokal memiliki ukuran tubuh 3-7kg. kalkun lokal memiliki citarasa yang lebih gurih di banding kalkun broiler/kalkun impor. Ukuran tubuh kalkun yang besar cocok digunakan sebagai makanan besar bersama keluarga. Jika ingin di konsumsi oleh keluarga kecil maka ukuran kalkun 3 kg sudah cukup dan untuk acara besar dapat menggunakan kalkun dengan ukuran di atas 5 kg. Kagiatan budidaya kalkun telah dilakukan oleh peternakan My Turkey yang berada di dusun Santren desa Jagung kecamata Pagu kabupaten Kediri yang memiliki banyak persediaan kalkun siap konsumsi. Peternakan ini sejak pertama kali didirikan memang fokus untuk mengembangbiakkan kalkun untuk konsumsi. Peternakan ini membuka kerja sama terhadap pihak yang ingin mendirikan olahan makalan dari daging kalkun.
                Jika persediaan kalkun siap potong sudah ada, maka dibutuhkan pihak yang memiliki keahlian dalam mengolah daging kalkun menjadi masakan yang lezat dan memiliki nilai gizi yang tinggi. Masyarakat sendiri banyak yang penasaran terhadap olahan daging kalkun, sehingga di pastikan peminat daging kalkun akan mengalami lonjakan untuk kedepannya. Tekstur serat daging yang halus dan kandungan protein yang tinggi membuat masyarakat merasa lebih aman untuk mengonsumsi daging kalkun dibandingkan dengan unggas lain. Hal tesebut dikarenakan masyarakat Indonesia memiliki ke kwatiran dalam mengonsumsi daging unggas yang memiliki nilai kholesterol yang tinggi, seperti daging itik dan burung dara. Peluang masyarakat memilih kuliner daging kalkun sungguh menjanjikan. Hal tesebut didukung dengan rasa penasaran yang tinggi masyarakat terhadap daging kalkun, kebosanan masyarakat mengonsumsi daging ayam dan itik, serta meningkatnya taraf hidup msayarakat yang meyebabkan masyarakat memilih makanan lezat, bergizi dan menyehatkan. Selamat mencoba
                                                                                                                             My Turkey 2016