Harga yang
pas dan kualitas yang bagus menjadi pertimbangan tersendiri dalam memilih
kalkun di pasar unggas, tetapi apadaya jika kalkun yang dibeli mendadak sakit
dan mati setelah di pelihara beberapa hari di rumah. Berikut ini tips sehat
memilih dan memperlakukan kalkun yang berasal dari pasar unggas.
1. Pilih kalkun yang memiliki tampilan
fisik sehat, seperti wajah terlihat merah cerah, mata cerah, bulu tidak
terlihat lusuh, hidung tidak mengeluarkan lendir, rongga mulut tidak berbau,
tidak ada suara ngorok, memiliki nafsu makan dan minum yang bagus, tidak ada
luka pada telapak kaki maupun pada seluruh tubuh.
2. Saat pulang, jangan membawa kalkun
dengan hanya mengangkat kaki keatas dan kepala ada dibawah. Sebaiknya kalkun di
bawa dengan wadah khusus atau jika tidak ada dapat menggunakan karung yang
diatur sedemikian rupa. Hal tersebut dilakukan agar kalkun tidak stres selama
perjalanan.
3. Sesampainya di rumah pisahkan dulu
selama 3-5 hari kalkun yang baru di beli dengan kalkun yang sudah ada di rumah.
Istirahatkan kalkun sebentar lalu mandikan kalkun yang baru dibeli dengan
menggunakan air yang telah dicampur cairan desinfektan sampai bersih, setelah
itu jemur kalkun hingga kering. Beri pakan dan minum yang telah ditambahakan
multivitamin seperti b kompleks, vitamin c dll.
4. Lakukan vaksinasi pada kalkun yang
baru di beli tersebut. Misal jika kalkun yang berada di rumah sudah di vaksin
AI(Avian influenza) dan ND(Newcastle disease) maka, kalkun baru
juga harus di vaksin AI dan ND terlebih dahulu.
5. Setelah 3-5 hari, campurkan kalkun
baru dengan kalkun yang ada dirumah. Meskipun terjadi perkelahian itu hanya
sebentar, karena kalkun merupakan hewan teritorial.
KALKUNKU2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar